Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kakak Beradik Dalangi Pencurian Berantai di SD Yogyakarta

Posted by On 8:40 AM

Kakak Beradik Dalangi Pencurian Berantai di SD Yogyakarta

YOGYA, KRJOGJA.com - Teka-teki kasus pencurian berantai yang terjadi di beberapa sekolah dasar (SD) wilayah Kota Yogyakarta akhirnya terungkap. Jajaran Unit Reskrim Polsekta Mergangsan berhasil membongkar tindak kejahatan tersebut yang ternyata dijalankan oleh sindikat kakak beradik. FDS (37) asal Kediri Jawa Timur (Jatim) dan BRS (24) warga Kraton Yogyakarta dicidik petugas di dua lokasi berbeda setelah Polisi mempelajari hasil CCTV yang merekam tindak kejahatan keduanya.

Kapolsekta Mergangsan, Kompol Anang Sutanta mengungkapkan penangkapan kedua pelaku berawal dari ditemukannya satu unit sepeda motor Yamaha Mio AB-4506-MG warna biru yang terparkir di kawasan Prawirotaman Yogyakarta. Dalam kamera pengawas yang berada di SD tempat terjadinya kasus pencurian, motor tersebut nampak dipergunakan pelaku saat beraksi.

Setelah disanggong ternyata motor tersebut dikendarai FDS. Petugas segera membuntuti lalu menghadang dan berhasil menangkap tersangka saat melaju di Jalan Parangtritis, Selasa (13/02/2018) siang kemarin.

"Tersangka FDS ini mengakui telah beraksi melakukan tindak pencurian di SD wilayah Mergangsan. Tersangka juga mengungkapkan jika ia beraksi bersama adiknya BRS," ungkap Anang Sutanta kepada KRJOGJA.com, Rabu (14/02/2018).

Dengan dipimpim Kanit Reskrim Polsekta Mergangsan, Iptu Ahmad Irwan petugas segera memburu BRS dan akhirnya menangkapnya di kawasan Salakan Sewon Bantul. Dari tangan kedua tersangka ini petugas berhasil mengamankan 1 unit TV 22 inch, 1 DVR CCTV, 5 buah tas laptop, 1 unit motor Yamaha Mio AB-4506-MG dan 1 unit motor Yamaha Vega AB-2029-GS.

Ahmad Irwan menambahkan, saat beraksi sindikat ini berbagi tugas. BRS berperan sebagai pencari lokasi yang akan dijadikan sebagai target sasaran sekaligus berjaga di luar saat operasi dilakukan, sedangkan FDS yang berbadan lebih kurus bertindak sebagai eksekutor untuk menyelinap masuk ke sekolah.

"Hasil pencurian dijual oleh tersangka BRS secara online dan untuk membeli sepeda motor Mio. Motif sindikat ini melakukan pencurian yakni untuk memenuhi kebutuhan hidup dan bersenang-senang," jelas Ahmad Irwan.

Di hadapan petugas mereka mengaku telah beraksi membobol SD Kintelan dan SD Prawirotaman keduanya di wilayah Mergangsan, SD Minggiran Kecamatan Mantrijeron serta SD di kawasan Gedongtengen. Para pelaku ini sengaja memilih SD sebagai lokasi sasaran karena sekolah tingkat ini kebanyakan minim penjagaan dan di dalamnya dipastikan ada barang-barang perangkat komputer yang bisa cepat laku dijual. (Van)

Sumber: Google News | Liputan 24 Salakan

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »