Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

KM Bitilia “Terbakar” di Pantai Pohon Cinta

Posted by On 9:47 PM

KM Bitilia “Terbakar” di Pantai Pohon Cinta

Hargo.co.idâ€" Warga di sekitar tempat wisata Pantai Pohon Cinta mendadak histeris, kemarin, Kamis (26/4). Pasalnya, KM Bitila Indah tiba-tiba terbakar di tengah laut tepat di depan pantai Pohon Cinta setelah baru beberapa menit lepas tali dari Pelabuhan Paguat.

Kapal penumpang dengan tujuan Luwuk, Ampana dan Poso ini memuat sekitar 150 orang. Besarnya kobaran api yang mulai menghanguskan seluruh badan kapal membuat para penumpang panik dan berusaha untuk menyelamatkan diri.

Tim Basarnas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pohuwato yang menerima informasi ini langsung terjun menuju lokasi KM Bitila Indah terbakar. Penyelamatan yang sangat dramatis itu akhirnya berhasil mengevakuasi seluruh penumpang yang berada di dalam kapal.

Dari evakuasi yang dilakukan ada sejumlah korban baik korban meninggal, korban kebakaran maupun korban patah tangan dan kaki akibat t erjepit peralatan yang ada
di KM Bitila. Sementara itu sejumlah korban yang masih selamat langsung dibawa ke rumah sakit dan puskesmas terdekat.

Kejadian ini sontak membuat tempat wisata di Pohuwato pada pagi itu mendadak ramai. Tangisan dan teriakan dari sanak keluarga menyelimuti kerumunan orang yang berada di bibir Pantai Pohon Cinta.

Mereka sepertinya tidak mau menerima kenyataan yang terjadi ini, karena keluarga mereka yang berangkat dalam keadaan sehat dan utuh secara sik. Tim dari Basarnas, BPBD, Satgas Relawan Bencana dan dari pihak Kepolisian bersama petugas ambulans langsung menangani para korban.

Demikian Simulasi yang dilakukan oleh BPBD dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Tingkat Kabupaten Pohuwato. Dijelaskan Kepala BPBD
Pohuwato, Ramon Abdjul, secara nasional di seluruh Indonesia pada 26 April diperingati sebagai Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional.

Untuk Kabupaten Pohuwato dipusatkan di Pohon Cinta. “Simula si ini merupakan rangkaian dari Sosialisasi dan Pengurangan Resiko Bencana (PRB) untuk menekan angka resiko yang ditimbulkan akibat bencana yang terjadi,”ujarnya.Ditambahkan Ramon, Satuan Relawan Bencana yang mengikuti simulasi ini dari Kecamatan Popayato, Buntulia dan Marisa.

Dimana selain diberikan materi dilanjutkan dengan simulasi dalam menangani bencana, juga diberikan latihan melalui simulasi langsung di lapangan agar lebih siap dalam menghadapi segala kemungkinan yang terjadi.

“Mereka (satuan relawan bencana) perlu latihan fisik, latihan tenaga, keterampilan, pengetahuan bagaimana penanganan bencana baik penyelamatan jiwa, harta dan lain sebagainya.

Olehnya diharapkan mereka menjadi satuan relawan bencana yang ada dan bertugas di kecamatankecamatan serta siap terjun ketika ada bencana yang terjadi,” pungkas Ramon.(tr-55/hg)

Sumber: Go ogle News | Liputan 24 Ampana

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »