Ibadah Jumat Agung di Sejumlah Gereja di Palu Dijaga Polisi | Liputan 24 Sulawesi Tengah
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ibadah Jumat Agung di Sejumlah Gereja di Palu Dijaga Polisi

Posted by On 11:28 AM

Ibadah Jumat Agung di Sejumlah Gereja di Palu Dijaga Polisi

Ibadah Jumat Agung di Sejumlah Gereja di Palu Dijaga Polisi Reporter:

Antara

Editor:

Rina Widiastuti

Jumat, 30 Maret 2018 13:22 WIB
Ilustrasi pengamanan gereja. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Ilustrasi pengamanan gereja. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

TEMPO.CO, Palu - Ribuan umat Kristiani di Kota Palu, Sulawesi Tengah memperingati peristiwa kematian Yesus Kristus. Pelaksanaan ibadah Jumat Agung di sejumlah gereja di Ibu Kota Provinsi itu dija ga aparat dari kepolisian sempat untuk memberikan kenyamanan bagi warga yang beribadah.

Seperti yang terlihat di Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) Immanuel Jalan Masjid Raya, Gereja Bethel Indonesia Jalan Wood Ward, Gereja Bala Keselamatan Jalan Patimura, Gereja Kristen Indonesia (GKI) dan Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Kalvari Jalan Tanjung Manimbaya Palu Selatan.

Baca: Menteri Ignasius Jonan Ikut Prosesi Jumat Agung di Larantuka

Sejak pagi sebelum pelaksanaan ibadah, para petugas sudah berjaga-jaga di gereja. Sementara itu, para warga Kristen terus berdatangan untuk mengikuti kebaktian memperingati kematian Isa Almasih.

Pelaksanaan ibadah berlangsung aman dan lancar. Jemaat yang memadati gereja-gejera di Kota Palu tampak mengikuti ibadah dengan penuh keyakinan teguh bahwa kematian Isa Alamasih membawa perubahan, pembaharuan dan keselamatan bagi manusia.

Pendeta Daniel Wibowo dalam khotbahnya di GJSA Kalvari mengangkat natz Alkitab yang terdapat dalam Matius 27:50-54 yang intinya menceritakan peristiwa kematian Yesus Kristus. Ia mengatakan kematian Yesus tidak biasa dan caranya pun tidak biasa dan dampaknya sangat luas biasa.

Baca: Khotbah Jumat Agung: Jaga Persatuan, Yesus Mencontohkan

Kematian Yesus, kata dia, tidaklah sama dengan manusia. Karena, dia melanjutkan, Dialah sendiri yang merancang kedatangan dan kematianNya. Dia juga sendiri yang melakukannya untuk menggenapi kehendak Allah. Tetapi kematian Yesus memberikan pengharapan dan membawa keselamatan bagi kehidupan manusia.

Karena itu, Pendeta Daniel yang juga adalah Kepala Penyelenggara Bimas Kristen Kota Palu, mengajak umat Kristiani untuk hidup benar dan berkualitas dengan meneladani karakter Yesus Kristus yang penuh kasih dan pengorbanan.

Kematian Yesus Kristus menunjukkan bahwa Dia adalah Tuhan, membuka tabir, agar manusia bisa langsung berjumpa dengan Allah dan Dia adalah Raja yang tidak pernah terk alahkan.

Pengorbanan Yesus Kristus di atas kayu salib membuktikan bahwa Allah mengasihi manusia sehingga Dia rela memberikan nyawanya bagi keselamatan manusia dan melepaskan kita dari segala kutuk dosa dan lainnya.

Dalam pelaksanaan ibadah Jumat Agung juga dilakukan prosesi perjamuan suci/kudus dengan minum anggur dan makan roti sebagai lambangan dari darah dan tubuh Kristus. Perjamuan kudus dipimpin langsung oleh Pendeta Ny Netty Marcela STh selaku gembala sidang GSJA Kalvari Palu.

Terkait
  • Menteri Ignasius Jonan Ikut Prosesi Jumat Agung di Larantuka

    Menteri Ignasius Jonan Ikut Prosesi Jumat Agung di Larantuka

    1 hari lalu
  • Rekomendasi
  • Kemenag Diminta Tak Perpanjang Soal Umpatan Arteria Dahlan

    Kemenag Diminta Tak Perpanjang Soal Umpatan Arteria Dahlan

    5 jam lalu
  • Cerita Perawat Saat Setya Novanto Tiba di RS Usai Kecelakaan

    Cerita Perawat Saat Setya Novanto Tiba di RS Usai Kecelakaan

    5 jam lalu
  • Gatot Nurmantyo Sebut Rizieq Shihab Jago Sekali tentang Pancasila

    Gatot Nurmantyo Sebut Rizieq Shihab Jago Sekali tentang Pancasila

    11 jam lalu
  • Gatot Nurmantyo Bicara Pertemuannya dengan Prabowo di Kertanegara

    Gatot Nurmantyo Bicara Pertemuannya dengan Prabowo di Kertanegara

    14 jam lalu
  • Foto
  • Prosesi Drama Jalan Salib Jumat Agung di Sejumlah Daerah

    Prosesi Drama Jalan Salib Jumat Agung di Sejumlah Daerah

    7 jam lalu
  • Tutup Alexis, Sekuriti Berbadan Besar Halau 30 Satpol PP Wanita

    Tutup Alexis, Sekuriti Berbadan Besar Halau 30 Satpol PP Wanita

    1 hari lalu
  • Ekspresi Setya Novanto saat Dituntut 16 Tahun Penjara

    Ekspresi Setya Novanto saat Dituntut 16 Tahun Penjara

    1 hari lalu
  • Warga Papua Tuntut Ditutupnya PT Freeport

    Warga Papua Tuntut Ditutupnya PT Freeport

    1 hari lalu
  • Video
  • Indonesia Bubar Pada Tahun 2030, Ini kata Yasonna Laoly

    Indonesia Bubar Pada Tahun 2030, Ini kata Yasonna Laoly

    1 hari lalu
  • Jika Masih menjual Sarden Mengandung Cacing, Ini Sanksinya

    Jika Masih menjual Sarden Mengandung Cacing, Ini Sanksinya

    1 hari lalu
  • Dikebut Pengerjaan Bandara Internasional Kertajati Majalengka

    Dikebut Pengerjaan Bandara Internasional Kertajati Majalengka

    1 hari lalu
  • Tak Rekam E-KTP, Ribuan Warga Serang    Terancam Hilang Hak Suara

    Tak Rekam E-KTP, Ribuan Warga Serang Terancam Hilang Hak Suara

    1 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    Gatot Nurmantyo Sebut Rizieq Shihab Jago Sekali tentang Pancasila

  • 2

    Gatot Nurmantyo Bicara Pertemuannya dengan Prabowo di Kertanegara

  • 3

    Ada yang Berseru Ganti Presiden Saat Anies Baswedan Pidato

  • 4

    Kapitra: Kedekatan Rizieq Shihab dan Gatot Nurmantyo Biasa Saja

  • 5

    Kiat Gatot Nurmantyo Menghadapi Publik Saat Menjabat Panglima TNI

  • Fokus
  • Senjakala Hiburan Malam Nakal, Anies Baswedan Simpan Rencana Aksi

    Senjakala Hiburan Malam Nakal, Anies Baswedan Simpan Rencana Aksi

  • 27 Makarel Kaleng Bercacing,  Ketegasan Pemerintah Ditunggu

    27 Makarel Kaleng Bercacing, Ketegasan Pemerintah Ditunggu

  • Dilema Ojek Online, Dibutuhkan Sekaligus Diharamkan

    Dilema Ojek Online, Dibutuhkan Sekaligus Diharamkan

  • Ahli: Perang Diplomasi Rusia -- Barat Mengkh   awatirkan

    Ahli: Perang Diplomasi Rusia -- Barat Mengkhawatirkan

  • Terkini
  • Pukat UGM: Setya Novanto Seharusnya Dituntut 20 Tahun Penjara

    Pukat UGM: Setya Novanto Seharusnya Dituntut 20 Tahun Penjara

    1 jam lalu
  • KPK Tetapkan 38 Anggota DPRD Sumut Jadi Tersangka Suap APBD

    KPK Tetapkan 38 Anggota DPRD Sumut Jadi Tersangka Suap APBD

    3 jam lalu
  • Beredar Surat Pem   beritahuan Tersangka 38 Anggota DPRD Sumut

    Beredar Surat Pemberitahuan Tersangka 38 Anggota DPRD Sumut

    3 jam lalu
  • BNN Aceh Tembak Mati Bandar Narkoba

    BNN Aceh Tembak Mati Bandar Narkoba

    5 jam lalu
  • Jadi Kandidat Cawapres PKS, Aher: Ngageuleuyeung

    Jadi Kandidat Cawapres PKS, Aher: Ngageuleuyeung

    6 jam lalu
  • Cerita Perawat Saat Setya Novanto Tiba di RS Usai Kecelakaan

    Cerita Perawat Saat Setya Novanto Tiba di RS Usai Kecelakaan

    6 jam lalu
  • Kata KPK Soal Kasus Setya Novanto Bercita Rasa Pencucian Uang

    Kata KPK Soal Kasus Setya Novanto Bercita Rasa Pencucian Uang

    7 jam lalu
  • Bertemu Aher, Ustad Abdul Somad Bicara Politik dan Pendidikan

    Bertemu Aher, Ustad Abdul Somad Bicara Politik dan Pendidikan

    7 jam lalu
  • Politikus PKB Lukman Edy Menilai AHY Belum Layak Jadi Capres 2019

    Politikus PKB Lukman Edy Menilai AHY Belum Layak Jadi Capr es 2019

    7 jam lalu
  • Perludem: Partai Jangan Beri Ruang Bekas Koruptor Jadi Caleg

    Perludem: Partai Jangan Beri Ruang Bekas Koruptor Jadi Caleg

    8 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Pencurian Data Pengguna Facebook oleh Cambridge Analytica

    Kronologi pencurian data pengguna Facebook yang diduga dilakukan oleh Cambridge Analytica yang membantu Donald Trump memenangi pemilihan Presiden AS.

    Sumber: Google News | Liputan 24 Palu

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »