Kapolda Sulteng: Kapolres Banggai Dicopot Bukan Konflik Tanjung ... | Liputan 24 Sulawesi Tengah
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kapolda Sulteng: Kapolres Banggai Dicopot Bukan Konflik Tanjung ...

Posted by On 12:15 PM

Kapolda Sulteng: Kapolres Banggai Dicopot Bukan Konflik Tanjung ...

Kapolres Banggai AKBP Heru Pramukarno (28/03/2018). Foto: Instagram humas Polres Banggai - Kriminologi.id

Kapolres Banggai AKBP Heru Pramukarno (28/03/2018). Foto: Instagram humas Polres Banggai

Kriminologi.id - Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah atau Kapolda Sulteng Brigjen I Ketut Argawa membantah keras jika pencopotan AKBP Heru Pramukarno sebagai Kapolres Banggai akibat konflik pelaksanaan eksekusi lahan di Tanjung Sa ri, Kabupaten Banggai, 19-21 Maret 2018.

Pergeseran kursi Kapolres itu sebagai penyegaran organisasi di wilayah kerjanya. Tongkat komando yang dipegang Heru kini telah berpindah tangan ke AKBP Moch Sholeh sebagai Kapolres Banggai baru.

Baca Juga

  • Dicopot dari Kapolres Banggai, Ini Sanksi untuk AKBP Heru Pramukarno
  • AKBP Heru Pramukarno Dicopot, Ini Kapolres Banggai yang Baru
  • Eksekusi Tanjung Luwuk, Wakapolri: Saya Copot Kapolresnya Kalau Benar

"Nggak ada, istilahnya ini penyegaran organisasi," kata Argawa usai pelantikan di Mapolda Sulteng, seperti dilansir Antara, Selasa, 28 Maret 2018.

Argawa berharap kehadiran Moch Sholeh sebagai Kapolres Banggai baru dapat membangun hubungan harmonis serta memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat setempat. Argawa juga menekankan kepada pejabat di Polda Sulteng agar bisa memberikan dukungan untuk meningkatkan kinerja Kapolres Banggai yang baru.

"Segera berangkat ke Banggai dan bangun komunikasi bersama masyarakat," ujar Argawa kepada AKBP Moch Sholeh saat pelantikan.

Sementara itu, Kapolres Banggai AKBP Moch Sholeh mengatakan dirinya sebagai orang baru bertugas di Sulteng, khususnya di Kabupaten Banggai, akan terus mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan daerah tersebut.

"Yang pertama saya lakukan akan melakukan konsolidasi bersama anggota serta mendatangi masyarakat Banggai terdampak dari peristiwa penggusuran tersebut," ungkap Kapolres.

Selain itu, untuk menciptakan kondisi yang kondusif, pihaknya akan memperbanyak program khususnya dialog bersama masyarakat sehingga apa yang menjadi keinginan mereka juga bisa menjadi perhatian pihak Polres Banggai.

"Saya mohon dukungan dan bantuan untuk memimpin daerah tersebut agar bisa lebih baik lagi," kata pe rwira menengah Polri yang sebelumnya berdinas di Polda Papua Barat itu.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto sebelumnya mengatakan, Heru Pramukarno dicopot dari jabatannya menyusul insiden pembubaran paksa terhadap ibu-ibu pengajian dengan menggunakan tembakan gas air mata.

Pencopotan AKBP Heru diduga karena ada pelanggaran yang dilakukan jajaran Polres Banggai dalam mengamankan upaya pembebasan lahan seluasa 20 hektare di Luwuk, Banggai, Sulawesi Tengah, Senin, 19 Maret 2018.

Ia menambahkan bila massa yang menghalangi jalannya eksekusi pembebasan lahan adalah para perempuan maka yang harus diterjunkan adalah para polisi wanita (Polwan), bukan para polisi laki-laki. Selain itu, untuk membubarkan massa tersebut ada prosedur standarnya, yakni langkah pertama negosiasi.&nbspMSA

Baca Selengkapnya

  • kapolres banggai baru a kbp moch soleh
  • heru pramukarno
  • tanjung luwuk
  • eksekusi lahan
Home Hard News Umum Kapolda Sulteng: Kapolres Banggai Dicopot Bukan Konflik Tanjung LuwukSumber: Google News | Liputan 24 Banggai

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »