4 "Spot" Terbaik Melihat Matahari Terbit di Bromo | Liputan 24 Sulawesi Tengah
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

4 "Spot" Terbaik Melihat Matahari Terbit di Bromo

Posted by On 6:38 AM

4 "Spot" Terbaik Melihat Matahari Terbit di Bromo

Ramainya wisatawan menyaksikan momen matahari terbit di Kawasan Bromo Tengger, Puncak Pananjakan, di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, saat dini hari sebelum matahari terbit, Sabtu (21/4/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Ramainya wisatawan menyaksikan momen matahari terbit di Kawasan Bromo Tengger, Puncak Pananjakan, di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, saat dini hari sebelum matahari terbit, Sabtu (21/4/2018).

PASURUAN, KOMPAS.com â€" Berburu indahnya matahari terbit jadi agenda wisata yang sayang untuk dilewati saat Anda mengunjungi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Anda direkomendasikan untuk melihat matahari terbit dari Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, karena jaraknya paling dekat dengan kawah Gunung Bromo.

Dari Pasuruan, setidaknya ada empat lokasi terbaik melihat matahari terbit atau sunrise. KompasTravel sempat melewatinya satu persatu di sela media tour Plataran Bromo, Sabtu (21/4/2018).

Kami bertolak dari Kawasan Pelataran Bromo. Tempat ini sebagai Pos Jeep atau Jeep Point yang berada di Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari, berjarak 45 menit ke Puncak Penanjakan.

1. Pos Dingklik

Pos pengamatan ini jadi yang pertama dilalui dari jalur Pasuruan. Lokasinya tidak begitu jauh dari gerbang Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), hanya sekitar empat menit perjalanan. Lokasinya cukup ramai oleh orang berjualan. Tersedia parkir jeep di sisi-sisi jalannya.

Tempat pengamatan bagi wisatawan di sini hanya seperti teras di sisi tebing, tidak begitu luas untu k menampung banyak wisatawan.

2. Bukit CintaPengunjung mengabadikan keindahan di lokasi wisata Bukit Cinta, Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (4/11/2017). Bukit Cinta menjadi alternatif menyaksikan matahari terbit di kawasan wisata Gunung Bromo.  KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Pengunjung mengabadikan keindahan di lokasi wisata Bukit Cinta, Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (4/11/2017). Bukit Cinta menjadi alternatif menyaksikan matahari terbit di kawasan wisata Gunung Bromo.

Lokasi kedua dari jalur Pasuruan ialah Bukit Cinta, bukit dengan ketinggian 2.680 mdpl.

Lokasi ini cukup populer karena namanya. Terdapat tembok besar bertuliskan Love Hill Bromo Tengger sebagai penanda sekaligus tempat berfoto.

Dari sini wisatawan sudah bisa melihat Kaldera Tengger, yaitu Gunung Bromo, Gunung Kursi, Watangan, dan Gunung Widodaren.

Dari sini pula A nda bisa melihat gagahnya puncak tertinggi di Pulau Jawa, Puncak Mahameru.

Mengutip dari papan informasi TNBTS, Suku Tengger menyebut lokasi ini dengan Lemah Pasar yang nama aslinya Pasar Agung. Ini adalah tempat digelarnya Upacara Adat.

3. Bukit KingkongSepasang turis asing berfoto dengan latar belakang Gunung Bromo dan Gunung Batok di Bukit Kingkong.KOMPAS.com / RONNY ADOLOF BUOL Sepasang turis asing berfoto dengan latar belakang Gunung Bromo dan Gunung Batok di Bukit Kingkong.

Bukit Kingkong merupakan titik paling ramai anteran Jeep sebelum sampai ke Puncak Penanjakan.

Mengutip dari papan informasi, masyarakat Tengger menyebut bukit ini Kadaluh, dari bahasa Sansakerta yang artinya pengharapan akan kesuburan wilayah Tengger.

Dari bukit ini pemandangan yang sama dari Bukit Cinta pun bisa Anda lihat. Lokasinya berbentuk tanah lapang diatas bukit yang dibatasai pagar-pagar beton.

Lokasi ini bisa jadi alternatif jika di Puncak Penanjakan sudah ramai turis.

“Wisatawan yang jauh-jauh start dari Malang, Probolinggo, biasanya cuman sampai sini, supaya mereka bis turun duluan nanti ke Bromo siangnya,” pungkas Bambang, salah satu anggota operator Jeep di Tengger.

4. Puncak PenanjakanAntusiasme wisatawan menyaksikan momen matahari terbit di Kawasan Bromo Tengger, Puncak Pananjakan, di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, saat dini hari sebelum matahari terbit, Sabtu (21/4/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Antusiasme wisatawan menyaksikan momen matahari terbit di Kawasan Bromo Tengger, Puncak Pananjakan, di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, saat dini hari sebe lum matahari terbit, Sabtu (21/4/2018).

Puncak Penanjakan atau Pananjakan merupakan uncak tertinggi untuk melihat matahari terbit ke arah Kaldera Tengger, salah satunya termasuk Gunung Bromo.

Dari ketiga tempat lainnya, Pananjakan memiliki fasilitas yang terlengkap, mulai dari mushala, toilet, hingga kios-kios penjaja makanan.

Dijual pula perlengkapan anti dingin seperti jaket, syal, kupluk, dan sarung tangan.

Lokasinya berupa tribun 10 tingkat yang berbentuk setengah lingkaran, tentunya menghadap timur.

Terpaan angin di sini diklaim masyarakat yang paling kencang di antara yang lain, sekaligus yang paling dingin. Anda harus lebih mempersiapkan perlengkapan, terutama jika berdiri di sisi-sisi terluar bukit ini.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
  • Jalan-jalan ke Bromo

Berita Terkait

Mencari Jejak Macan Tutul dan Harimau Jawa di Bromo Tengger Semeru

Wisata Bromo Ditutup Saat Nyepi, Bisa Lihat Keindahannya dari Sini...

Plataran Tawarkan Pos Jeep Baru Sebelum Gunung Bromo untuk Wisatawan

Dari Desa ke Desa Berburu Matahari Terbit di Sisi Gunung Bromo

Cara Mendapat Sunrise Terbaik di Penanjakan Bromo Tengger

Terkini Lainnya

Ini Aktivitas Favorit Turis Indonesia saat Berlibur ke Eropa

Ini Aktivitas Favorit Turis Indonesia saat Berlibur ke Eropa

News 25/04/2018, 20:10 WIB Sedang Marak di Indonesia, Ini Perbedaan Triathlon dengan Cross Triathlon

Sedang Marak di Indonesia, Ini Perbedaan Triathlon dengan Cross Triathlon

News 25/04/2018, 19:17 WIB 2 Event Besar Siap Jadi Magnet Wisata Banten

2 Event Besar Siap Jadi Magnet Wisata Banten

News 25/04/2018, 18:28 WIB Rhino Cross Triathlon Kembali Digelar    di Tanjung Lesung

Rhino Cross Triathlon Kembali Digelar di Tanjung Lesung

News 25/04/2018, 17:26 WIB 5 Tips Liburan ke Kepulauan Sula, Maluku Utara

5 Tips Liburan ke Kepulauan Sula, Maluku Utara

Travel Tips 25/04/2018, 16:28 WIB Madu Asli Kepulauan Sula, Begini Ciri-cirinya

Madu Asli Kepulauan Sula, Begini Ciri-cirinya

Food Story 25/04/2018, 14:33 WIB Menikmati Kupat Lodoh di Jajanan Malam Desa Olehsari Glagah Banyuwangi

Menikmati Kupat Lodoh di Jajanan Malam Desa Olehsari Glagah Banyuwangi

Food Story 25/04/2018, 13:28 WIB Video Tur: Keliling Kamar Hotel Tempat Obama Menginap, Rp 35 Juta Semalam

Video Tur: Keliling Kamar Hotel Tempat Obama Menginap, Rp 35 Juta Semalam

Hotel Story 25/04/2018, 13:07 WIB Gaet Wisatawan, Kendal Akan Pentaskan Kesenian Srandul ke Luar Negeri

Gaet Wisatawan, Kendal Akan Pentaskan Kesenian Srandul ke Luar Negeri

News 25/04/2018, 11:40 WIB Tahun 2018 Pemkab Bondowoso Targetkan 500.000 Wisatawan

Tahun 2018 Pemkab Bondowoso Targetkan 500.000 Wisatawan

News 25/04/2018, 09:03 WIB Pergelaran Sendratari Ramayana Memukau Para Dubes Asing

Pergelaran Sendratari Ramayana Memukau Para Dubes Asing

News 25/04/2018, 07:20 WIB Kafe Ini Suguhkan 'Dessert' ala Australia di Fukuoka

Kafe Ini Suguhkan "Dessert" ala Australia di Fukuoka

Jepang Terkini 24/04/2018, 22:22 WIB Vila Bintang Empat Hadir di Kota Malang

Vila Bintang Empat Hadir di Kota Malang

News 24/04/2018, 22:00 WIB Garuda Indonesia Buka Penerbangan Langsung Denpasar-Mumbai

Garuda Indonesia Buka Penerbangan Langsung Denpasar-Mumbai

News 24/04/2018, 21:10 WIB Mengenal Madu, Produk Unggulan Kepulauan Sula di Maluku Utara

Mengenal Madu, Produk Unggulan Kepulauan Sula di Maluku Utara

Travel Story 24/04/2018, 20:15 WIB Load MoreSumber: Google News | Liputan 24 Buol

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »