Banyak tambang emas, area Poboya Palu tak layak disebut Tahura | Liputan 24 Sulawesi Tengah
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Banyak tambang emas, area Poboya Palu tak layak disebut Tahura

Posted by On 1:31 PM

Banyak tambang emas, area Poboya Palu tak layak disebut Tahura

Merdeka > Peristiwa Banyak tambang emas, area Poboya Palu tak layak disebut Tahura Rabu, 25 April 2018 20:00 Reporter : Ya'cob Billiocta Ilustrasi

Merdeka.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mempersoalkan keberadaan Taman Hutan Raya (Tahura) Poboya, Kota Palu. Ketua Komisi VII DPR Gus Irawan Pasaribu menilai Tahura Poboya sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Kawasan hutan yang minim dinilai tak lagi cocok menyandang status taman hutan raya. Karenanya, DPR berencana untuk memindahkan lokasi Tahura tersebut ke lokasi lain.

BERITA TERKAIT
  • Bertemu penambang rakyat, Ganjar dicurhati soal area tambang dan pajak
  • 7 Bank siap bantu biayai Inalum caplok saham divestasi Freeport
  • Hasil audit BPK pengaruhi harga saham Freeport

"Kawasan Tahura Poboya tersebut sudah tidak layak lagi disebut sebagai taman hutan raya, karena ternyata hutannya sudah tidak ada. Disebut Tahura tapi tidak ada hutan," ungkap Irawan Pasaribu di Jakarta, Rabu (25/4). Dikutip dari Antara.

Dia menjelaskan, dalam diskusi di lokasi Tahura, dibahas wacana pemindahan lokasi Tahura tersebut ke lokasi lain. Pembahasan melibatkan DPR dengan Gubernur Sulteng Longki Djanggola.

"Nanti kita lihat apakah akan ada penciutan luasan lahan atau sekalian direkolasi, karena sudah tidak layak lagi dise but Tahura," ujarnya.

Sebagian lahan Tahura memang masuk dalam kawasan izin usaha penambangan (IUP) emas. Sehingga penciutan menjadi hal yang wajar. Kepindahan Tahuran juga bisa mengoptimalkan upaya penambangan.

Sebanyak 11 anggota Komisi VII DPR berkunjung ke Palu, untuk melihat lokasi penambangan emas Poboya dan Tahura serta bertemu dengan gubernur untuk membahas berbagai persoalan di kawasan penambangan dan Tahura itu.

Terhadap upaya pertambangan, legislator juga mengingatkan semua pihak, terutama para penambang, untuk pemanfaatan dan mengolah potensi emas di lokasi penambangan Poboya, Kota Palu, dengan cara yang ramah lingkungan.

"Di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan itu ada teknologi ramah lingkungan yang dapat dimanfaatkan penambang," kata Irawan Pasaribu.

Irawan dan tim mengaku bahwa pihaknya tidak menemukan adanya penggunaan zat kimia merkuri dalam kegiatan penambangan emas di lokasi tersebut. Tetapi, dia mengak u akan mencarikan solusi agar masyarakat di sekitar dapat menambang, namun tidak dengan menggunakan bahan berbahaya. Meski kini yang digunakan sianida, bahan kimia ini juga masih termasuk berbahaya.

Terkait hal itu Gubernur Sulteng Longki setuju dengan Komisi VII DPR bahwa kegiatan penambangan harus ramah lingkungan. Gubernur menyebut bahwa saat ini kegiatan penambangan di lokasi Poboya tidak menggunakan zat kimia merkuri.

Ditegaskannya, pemerintah daerah telah melakukan sosialisasi larangan penggunaan merkuri dalam penambangan emas di Poboya.

"Alhamdulillah, sampai saat ini kalau boleh saya katakan bahwa tidak ada lagi penggunaan merkuri. Kalau sianida mungkin ada untuk perendaman," terang Longki. [cob]

Baca Juga:
Mei 2018, ESDM bidik biodiesel masuk sektor pertambanganBertemu penambang rakyat, Ganjar dicurhati soal area tambang dan pajak7 Bank siap bantu biayai Inalum caplok saham divestasi F reeportHasil audit BPK pengaruhi harga saham FreeportNegosiasi harga akuisisi saham Rio Tinto ditargetkan rampung April 2018IPN kembangkan kompetensi SDM Papua kelola tambang FreeportPolisi gerebek tambang emas ilegal di Kalbar, pelaku kabur
Topik berita Terkait:
  1. Tambang
  2. Palu
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini
  • FAM GMNI Jatim minta tindak tegas pelaku penyalahgunaan Program PKH

  • Pengusaha sebut investasi RI masih aman di tahun politik

  • Soal dukungan paguyuban p aranormal, Dedi Mulyadi akan lapor polisi

Rekomendasi

Sumber: Google News | Liputan 24 Palu

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »