GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Dorong Perbaikan Tata Kelola Sawit, Bukan Pembukaan Lahan Baru

Dorong Perbaikan Tata Kelola Sawit, Bukan Pembukaan Lahan Baru

Dorong Perbaikan Tata Kelola Sawit, Bukan Pembukaan Lahan Baru -KOPEK Kelapa atau Koalisi Pemerintah Kabupaten Penghasil Kelapa mendorong revitalisasi kelapa di kawa…

Dorong Perbaikan Tata Kelola Sawit, Bukan Pembukaan Lahan Baru

Dorong Perbaikan Tata Kelola Sawit, Bukan Pembukaan Lahan Baru

-KOPEK Kelapa atau Koalisi Pemerintah Kabupaten Penghasil Kelapa mendorong revitalisasi kelapa di kawasan pesisir terutama

Dorong Perbaikan Tata Kelola Sawit, Bukan Pembukaan Lahan BarukolaseKebun sawit dan kebun kelapa

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA--KOPEK Kelapa atau Koalisi Pemerintah Kabupaten Penghasil Kelapa mendorong revitalisasi kelapa di kawasan pesisir terutama yang berdampingan dengan kebun sawit.

Pernyataan ini mengemuka dalam acara dialog nasional "Kemana Arah Pembangunan Perkebunan Kelapa dan Sawit ke Depan?" yang diadakan oleh Sawit Watch dan Sahabat Kelapa Indo nesia, di Jakarta, belum lama ini.

Dialog dihadiri beberapa Bupati Gorontalo, Bupati Buol, Bupati Lingga, Bupati Kepulauan Sula dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur. Turut hadir Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas Misni Safari.

Dalam pembukaannya Inda Fatinaware Direktur Eksekutif Sawit Watch mengatakan bahwa pihaknya tidak menolak sawit namun berharap tidak ada lagi ekspansi lahan baru sawit dan mendorong perbaikan tata kelola sawit yang berkelanjutan.

buah sawit dan buahkelapa
Buah Sawit dan buah kelapa

Ini diperoleh melalui peningkatan produktivitas, hilirasi industri sawit sehingga dapat mensejahterakan masyarakat. Ia menyatakan senang karena para bupati di daerah mulai bergerak pula memperjuangkan kelapa sebagai alternative sumber minyak nabati yang sehat.

Pernyataan tersebut didukung oleh ketua u mum KOPEK Nelson Pomalingo. Menyambut baik dialog yang digagas ini, Nelson yang juga Bupati Gorontalo memaparkan kekuatan pengelolaan kelapa terintegrasi jagung atau padi yang memberikan nilai tambah besar bagi petani.

Kelapa adalah tanaman yang ramah terhadap tanaman lain, pada contoh di Gorontalo jagung sangat produktif disela kelapa.

Dalam kesempatan yang sama Bupati Buol Amiruddin Rauf dengan semangat menyambut dialog yang melibatkan organisasi masyarakat seperti ini.
Mendapat aplaus dari para peserta dokter Rudi demikian ia disapa menyatakan tidak lagi sawit, ia menghendaki wilayahnya untuk komoditas yang memakmurkan rakyat seperti kelapa.

Ia juga berharap gerakan ini bisa didorong bersama secara nasional dan semua pemangkukepentingan, terutama organisasi sipil harus bersatu mendorong kebijakan yang berpihak pada petani. Ia menutup bahwa pekerjaan besar ini tidak cukup jika hanya pemerintah daerah.

Secara terpisah dalam acara makan malam KOPEK B upati Lingga Alias Wello menyatakan telah sepakat dengan Kabupaten Tanjung Jabung Timur untuk mendorong program Coconut Golden Triangle.

Program ini akan melibatkan tiga kabupaten penghasil kelapa di wilayah pesisir Sumatera untuk menstimulasi masuknya industri kelapa terpadu. Ini sebagai solusi agar harga buah kelapa dapat stabil.

Menutup acara ketua KOPEK Nelson Pomalingo yang juga guru besar ilmu pertanian ini mengapresiasi dialog yang digagas Sawit Watch dan Sahabat Kelapa Indonesia.

a berharap agar dialog semacam ini tidak berhenti dan tetap berlanjut terutama dalam upaya mengembalikan kejayaan kelapa Indonesia. KOPEK akan mendukung rencana Bupati Lingga untuk mengadakan International Coconut Investor Summit September mendatang.

Penulis: Hendra Gunawan Ikuti kami di Lamaran Ditolak, Seorang Pria Nekat Bunuh Satu Keluarga dan Buang Jenazahnya ke Hutan Sumber: Google News | Liputan 24 Buol

No comments