Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Komoditas Kelapa dan Kelapa Sawit Bisa Dikembangkan Bersama ...

Posted by On 4:52 AM

Komoditas Kelapa dan Kelapa Sawit Bisa Dikembangkan Bersama ...

Komoditas Kelapa dan Kelapa Sawit Bisa Dikembangkan Bersama -sama

Oleh : Hariyanto | Selasa, 03 April 2018 - 16:18 WIB

Ilustrasi kebun kelapa. (Foto: Education Images)
Ilustrasi kebun kelapa. (Foto: Education Images)

Berita Terkait

Press conference ICOPE 2018
ICOPE 2018: Tingkatkan Produksi CPO Secara Berkelanjutan Dengan Sains dan Teknologi
Astra Agro Lestari Catat Kinerja Positif Sepanjang Tahun 2017
Harga CPO Provinsi Jambi Mengalami Penurunan Hingga Rp169 Perkilo

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Ketua Umum Koalisasi Pemerintah Kabupaten Penghasil Kelapa (Kopek kelapa) Prof Dr Nelson Pomalingo mengharapkan komoditas kelapa bisa dikembangkan bers ama-sama dengan kelapa sawit.

"Kelapa dan kelapa sawit merupakan komoditas ekspor. Keduanya memerlukan lahan yang luas untuk pengembangan. Saat ini lahan kelapa hanya seluas 3,8 juta sedangkan sawit hampir 13 juta. Perlu pengembangan bersama bagi kedua komoditas itu," kata Nelson dalam dialog nasional bertema 'Kemana Arah Pembangunan Perkebunan Kelapa dan Sawit ke Depan?' di Jakarta, Senin (2/4/2018).

Menurut dia, kelapa maupun kelapa sawit perlu dikembangkan karena dari sisi ekonomi, dan budaya kedua komoditas ini disukai masyarakat, hanya saja, perlu dipikirkan agar bagaimana pengembangan kedua komoditas itu bisa berkelanjutan.

"Pemahaman berkelanjutan adalah bagaimana kedua komoditas itu mempunyai manfaat lintas generasi serta bisa langsung dirasakan rakyat," kata Nelson yang juga Bupati Gorontalo.

Pihaknya mengharapkan, penanaman kedua tanaman itu juga bisa diintregasikan dengan usaha peternakan serta tanaman sela, sepert i jagung, kedelai atau komoditas pangan lain agar petani mempunyai pendapatan lain sebelum panen.

Menurut dia, agar penanaman kedua komoditas itu berkelanjutan dan bisa dirasakan manfaatnya langsung oleh rakyat, perlu dilakukan pengembangan riset. Riset diperlukan akan pemanfaatan lahan ekonomis serta tidak merusak lingkungan.

Nelson menambahkan, kedua komoditas itu memerlukan pengembangan industri secara terpadu. Seperti industri sawit yang saat ini hilirnya terus dikembangkan, tambahnya, kelapa tidak ekonomis jika hanya dimanfaatkan airnya.

Perlu pengembangan industri ikutan seperti pengolahan batok dan bagian lain seperti batok namun tetap memperhatikan lingkungan.

Bupati Buol, Sulawesi Tengah, dr. Amirudin Rauf mengatakan, strategi pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) di Kabupaten Buol adalah hilirisasi.

Kalau ada perusahaan sawit atau kelapa ingin membuka industri hilirasi, peluang itu sangat terbuka, tambahnya, bahkan pihaknya menyiapkan lahan gratis, berkisar antara 3-4 hektar.

Meski pemkab Buol, telah membatasi izin bagi perkebunan besar di wilayah ini, kata Amirudin pihaknya masih membuka izin bagi petani mandiri.

Saat ini di Buol, ada 140 hektar lahan yang dialokasikan sebagai areal penggunaan lain, sebanyak 36 ribu hektar dari luasan itu layak dibagikan sebagai lahan pertanian.

"Ini yang kami bagikan kepada rakyat. Selain ditanami sawit atau kelapa serta tumbuhan lain, areal ini bisa tumpang sari dengan tanaman lain. Hanya saja, izinnya terbuka bagi petani mandiri," katanya. (tar)

Baca Juga

Tiga Masalah Utama Sektor Sawit Harus Diselesaikan
Komisi IV DPR RI Kunjungi Temanggung, Mendukung Swasembada Bawang…
Menteri Pertanian Siapkan “Road Map” 20 Juta Hektar Lahan Kering…
Awal Pekan ini, Harga CPO Malaysia masih Berada pada Kisaran RM2.400
Pemerintah Harus Tegas Terhadap Isu Sawit Jadi Penyebab D eforestasi…

Industri Hari Ini

Rumah Gadang Minang Sumatera Barat (Foto Ist)

Minggu, 22 April 2018 - 18:49 WIB

Yayasan Tirto Utomo Bantu Revitalisasi Rumah Gadang

Yayasan Tirto Utomo membantu revitalisasi satu unit rumah gadang (rumah adat) di Nagari Koto Baru Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.

Kapal Perang Dixmude kapal induk amfibi dan komando (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 22 April 2018 - 18:35 WIB

Kapal Perang AL Prancis Bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok

Dua kapal perang Angkatan Laut (AL) Prancis berlabuh di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, mulai Minggu (22/4/2018) hingga 24 April 2018.

Booth Suzuki di IIMS 2018

Minggu, 22 April 2018 - 18:25 WIB

Permudah Konsumen, Suzuki Gandeng Enam Perusahaan Leasing di IIMS 2018

Pada gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 berlangsung pada 19-29 April 2018 di JiExpo Kemayoran, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku Agen Pemegang Merk (APM) kendaraan Suzuki…

Kapal AL Kerajaan Inggris HMS Albion (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 22 April 2018 - 18:25 WIB

Kapal AL Inggris Berlabuh di Tanjung Priok

Kapal Angkatan Laut Kerajaan Inggris HMS Albion berlabuh di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dari tanggal 22 hingga 24 April 2018.

Personil Bangtan Boys, Suga. (Foto: SBS)

Minggu, 22 April 2018 - 17:00 WIB

Selamat! Suga BTS Sudah Resmi Jad i Anggota Tetap Asosiasi Hak Cipta Musik Korea

Salah satu member dari boyband fenomenal BTS, Suga akhirnya resmi bergabung menjadi anggota tetap dari Asosiasi Hak Cipta Musik Korea atau KOMCA.

selengkapnya

Industri Populer

1
Terlalu, Lima Lansia Betawi Tewas Akibat Miras Oplosan
2
Kritikus Musik Korea Sebut Jungkook BTS Sangat Memikat
3
Metode Sungkup Produksi Cabai Jadi Yahud
4
Ini Dia, 3 Destinasi Wisata di Jepang yang juga Populer Seperti Tokyo dan Osaka
5
Dukung Pebisnis Muda, Chen EXO Bantu Sumbangkan 20 Juta Won
6
BPTJ Resmikan Transfer Point LRT Gunung Putri di Kawasan Podomoro Golf View
7
Sering Dibilang Gemuk, Jihyo TWICE Buktikan Keindahan Tubuhnya Lewat Mv What is Love?
8
Pilkada Jabar, Pasangan Rindu Ungguli 2DM
9
Scarf Hij ab InnekeMarini Hadir Warnai Muslim Fashion 2018
10
Mahfud MD Sesalkan Pilkada Seperti Peternakan Koruptor

Magazine

EBT HARGA MATI

Majalah Industry

Maret 2018
Subscribe Scoop Logo

LOWONGAN KERJA

OPINI

Yogie Maharesi, Staf Departemen Komunikasi dan Internasional OJK. (Foto: IST)
Momentum dan Tant angan Pengembangan Fintech di Indonesia
Primaswolo Sudjono
Polemik Tanggal HPN, Momentum 9 Februari Tak Dapat Tergantikan
Ahmad Iskandar: Dosen Fakultas Ekonomi di Universitas Ibnu Chaldun Jakarta (Foto Dok Industry.co.id)
Menanti Musim Bunga Kredit Murah
Fahmy Radhi, Pengamat Ekonomi Energi UGM dan Mantan Anggota Tim Reformasi Tata Kelola Migas (Foto:isigood.com)
BBM Penugasan
Ketua Harian Dekopin Agung Sudjatmoko
Koperasi di Zaman Milenial
Sumber: Google News | Liputan 24 Buol

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »