GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Kronologi Pembunuhan yang Diduga Dilakukan Istri kepada Suami ...

Kronologi Pembunuhan yang Diduga Dilakukan Istri kepada Suami ...

Kronologi Pembunuhan yang Diduga Dilakukan Istri kepada Suami di Surabaya Pakai Palu Kapolsek Karangpilang Kompol Noerjanto, menjelaskan korban saat dipukul tersa…

Kronologi Pembunuhan yang Diduga Dilakukan Istri kepada Suami ...

Kronologi Pembunuhan yang Diduga Dilakukan Istri kepada Suami di Surabaya Pakai Palu

Kapolsek Karangpilang Kompol Noerjanto, menjelaskan korban saat dipukul tersangka posisinya duduk di ruang tengah

Kronologi Pembunuhan yang Diduga Dilakukan Istri kepada Suami di Surabaya Pakai PaluSurya/Anas MiftakhudinTerduga pelaku pembunuhan suami menggunakan palu di Surabaya, Sabtu (31/3/2018)

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Tersangka Desy Ayu Indriani, 26, saat menghabisi korban Fendik Tri Oktasari, 27, dengan bobot palu sekitar 250 gram cukup keras terutama di bagian kiri belakang.

Itu terlihat dari pecahnya tempurung kepala kiri belakang saat dilakukan otop si di kamar mayat RSU Dr Soetomo.

Meski tempurung kepala pecah, darah tidak keluar tapi menggumpal di dalam, karena kulit yang melapisi tidak sobek.


Kapolsek Karangpilang Kompol Noerjanto, menjelaskan korban saat dipukul tersangka posisinya duduk di ruang tengah.

Baca: Kasimi Tewas di Dalam Gubuk yang Tertimpa Pohon Roboh Akibat Angin Kencang

Pertama kali dipukul di bagian kepala kanan, tapi korban tidak melawan.

Lantas pukulan kedua dilayangkan Desy dengan kondisi kalap dan pukulannya sangat keras.

"Pukulan martil itu yang menyebabkan kematian korban Fendik," tandas Noerjanto, Sabtu (31/3/2018).

Martil yang diamankan di Polsek Karangpilang untuk barang bukti, diambil tersangka di bagian dapur.

"Di dapur ada dua buah. Satunya ukuran kecil, tapi yang dipakai membunuh korban yang kami amankan itu," terangnya.

Halaman selanjutnya 12
Editor: Imanuel Nicolas Manafe Sumber: Surya Ikuti kami di Begini Praktek 'Cuci Otak' Dr Terawan yang Dipecat Ikatan Dokter Indonesia Sumber: Google News | Liputan 24 Palu

No comments