"Baju Kertasku", Saat Kertas Bekas Jadi Berkah Bagi Keluarga Tak ... | Liputan 24 Sulawesi Tengah
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

"Baju Kertasku", Saat Kertas Bekas Jadi Berkah Bagi Keluarga Tak ...

Posted by On 8:37 AM

"Baju Kertasku", Saat Kertas Bekas Jadi Berkah Bagi Keluarga Tak ...

Komunitas Baju Kertasku Jakarta saat menggelar kegiatan sosial di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Minggu (24/6/2018).Kompas.com/Sherly Puspita Komunitas Baju Kertasku Jakarta saat menggelar kegiatan sosial di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Minggu (24/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekelompok mahasiswa dari Universitas Bakrie menyambangi sebuah kelompok belajar di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (24/6/2018) pagi.

Para mahasiswa yang tergabung dalam komunitas Baju Kertasku Jakarta pagi itu menggelar acara santunan untuk para peserta kelompok belajar Sakura Manggarai yang mayorita s berasal dari keluarga tak mampu tersebut.

Kegiatan sosial semacam ini mungkin sudah kerap dilakukan para mahasiswa di Jakarta. Namun, cara komunitas Baju Kertasku untuk menggalang dana ini tergolong unik.

"Kami mengumpulkan kertas-kertas yang sudah tak terpakai dari masyarakat. Lalu kami jual kertas-kertas tersebut dan kami belikan baju untuk disumbangkan. Itulah konsep kegiatan di komunitas Baju Kertasku," ujar ketua Baju Kertasku Jakarta Faizana saat ditemui di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Minggu.

Menurutnya, komunitas yang ada di Jakarta ini merupakan cabang dari Baju Kertasku yang pusatnya berada di Poso, Sulawesi Tengah.

Faizana mengatakan, kegiatan ini bermula dari tugas kuliah yang diberikan dosen Universitas Bakrie bernama Pandit Sumawinata yang juga merupakan pengurus Baju Kertasku yang ada di Poso.

"Ini angkatan ke dua. Jadi sebelum angkatan ini para mahasiswa juga menggelar acara serupa. Tujuannya adalah menolo ng sesama sambil mencegah kerusakan lingkungan," kata dia.

Faizana melanjutkan, dengan mengumpulkan sampah kertas, ia dan para mahasiswanya ingin menyuarakan gerakan hemat kertas dan membuat masyarakat sadar pentingnya limbah rumahan tersebut bagi mereka yang membutuhkan.

Baca juga: Kisah Keluarga Muslim Sukarela Tampung Seorang Calon Romo

"Konsep kami setelah kertas terkumpul kami jual di pengepul dan kami belikan baju. Sebetulnya ada yang mau donasi dalam bentuk uang. Tapi yang palingbutama buat kami bagaimana kami dapat membantu sesama sambil mengurangi limbah kertas itu," papar Faizana.

Pagi ini mereka menyumbangkan puluhan baju muslim, makanan, dan membuat kegiatan dari penjualan kertas bekas yang berhasil dihimpun.

Dalam mengumpulkan kertas, para mahasiswa ini membuat layanan pick up kertas dari rumah ke rumah. Kertas kemudian ditampung sementara di rumah salah satu anggota di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

"Kami bergerak melalui media sosial juga. Jadi kalau ada warga mau menyumbangkan kertasnya kami sediakan layanan pick up atau penjemputan. Kami boasanya jual di pengepul di daerah Kebon Nanas," tuturnya.

Baca juga: Kitabisa, Situs Penggalangan Dana Lokal untuk Kemanusiaan

Menurutnya. seluruh kegiatan dalam komunitas masih dilakukan dengan dana pribadi mahasiswa.

Mereka berharap kegiatan ini berlanjut hingga tahun-tahun yang akan datang sehingga semakin banyak lagi orang yang dapat dibantu.

"Kami sejauh ini konsentrasi di dunia pendidikan. Jadi kami juga belikan uang hasil penjualan kertas baju-baju seragam. Lalu kami juga bekerjasama dengan sejumlah percetakan, jadi kalaubada buku bacaan bisa kami sumbangkan ke kelompok-kelompok belajar nonformaal semacam ini," kata dia.


Terkini Lainnya

KPU NTT Kesulitan Atur Akun Medsos yang Kampanye Saat Masa Tenang

KPU NTT Kesulitan Atur Akun Medsos yang Kampanye Saat Masa Tenang

Regional 24/06/2018, 22:35 WIB Menengok Saluran Air Penuh Sampah di Duren Sawit

Menengok Saluran Air Penuh Sampah di Duren Sawit

Megapolitan 24/06/2018, 22:31 WIB Cerita Korban Terpeleset Cairan Licin Diduga Oli di Pejompongan

Cerita Korban Terpeleset Cairan Licin Diduga Oli di Pejompongan

Megapolitan 24/06/2018, 22:23 WIB 415 Pengamat Internasional Terakreditasi Pantau Pemilu Turki

415 Pengamat Internasional Terakreditasi Pantau Pemilu Turki

Internasional 24/06/2018, 22:11 WIB Jika Ada Polisi Tidak Netral di Pilkada Jabar, Laporkan ke Kapolda

Jika Ada Polisi Tidak Netral di Pilkada Jabar, Laporkan ke Kapolda

Regional 24/06/2018, 22:06 WIB Nur   din Halid Ungkap Ada Menteri Intervensi Pilkada Sulsel Sampai Ancam Bupati

Nurdin Halid Ungkap Ada Menteri Intervensi Pilkada Sulsel Sampai Ancam Bupati

Regional 24/06/2018, 22:01 WIB Antisipasi 'Serangan Fajar' di Pilkada Jatim, PDI-P Intruksikan Kadernya Ronda

Antisipasi "Serangan Fajar" di Pilkada Jatim, PDI-P Intruksikan Kadernya Ronda

Nasional 24/06/2018, 22:00 WIB 'Baju Kertasku', Saat Kertas Bekas Jadi Berkah Bagi Keluarga Tak Mampu

"Baju Kertasku", Saat Kertas Bekas Jadi Berkah Bagi Keluarga Tak Mampu

Megapolitan 24/06/2018, 21:45 WIB Dorong Pilkada Damai, MUI dan Polda Jabar Gelar Halal Bihalal dan Istigtsah

Dorong Pilkada Damai, MUI dan Polda Jabar Gelar Halal Bihalal dan Istigtsah

Regional 24/06/2018, 21:16 WIB Basarnas akan Menganalisa Temuan Objek di Kedalaman 490 Meter di Danau Toba

Basarnas akan Menganalisa Temuan Objek di Kedalaman 490 Meter di Danau Toba

Regional 24/06/2018, 21:05 WIB Tim Pemenangan Sudirman-Ida Protes TPS Digelar di Dalam Rumah

Tim Pemenangan Sudirman-Ida Protes TPS Digelar di Dalam Rumah

Regional 24/06/2018, 21:02 WIB Pulangkan Sisa Jenazah Tentara Korban Perang, AS Kirim 100 Peti Mati ke Korea

Pulangkan Sisa Jenazah Tentara Korban Perang, AS Kirim 100 Peti Mati ke Korea

Internasional 24/06/2018, 20:56 WIB Dicuri di Jerman Tiga Bulan Lalu, Mobil 'Crane' 48 Ton Ditemukan di Mesir

Dicuri di Jerman Tiga Bulan Lalu, Mobil "Crane" 48 Ton Ditemukan di Mesir

Internasional 24/06/2018, 20:13 WIB Basarnas Belum Pastikan Objek di Dasar Danau Toba KM Sinar Bangun

Basarnas Belum Pastikan Objek di Dasar Danau Toba KM Sinar Bangun

Regional 24/06/2018, 20:08 WIB SBY Curiga TNI, Polri, dan BIN Berpihak, Gerindra Minta Aparat Instrospeksi Diri

SBY Curiga TNI, Polri, dan BIN Berpihak, Gerindra Minta Aparat Instrospeksi Diri

Nasional 24/06/2018, 20:03 WIB Load MoreSumber: Google News | Liputan 24 Poso

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »