Bebas dari Penjara, Mantan Napi Teroris Ini Berharap Diterima ... | Liputan 24 Sulawesi Tengah
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Bebas dari Penjara, Mantan Napi Teroris Ini Berharap Diterima ...

Posted by On 6:59 AM

Bebas dari Penjara, Mantan Napi Teroris Ini Berharap Diterima ...


PROBOLINGGO, KOMPAS.com â€" Arief Susanto, napi teroris jaringan Santoso, berharap masyarakat bersedia menerimanya kembali. Selepas dari penjara ia ingin fokus mengurus anak dan istrinya yang selama ini ia tinggalkan.

“Alhamdulillah sudah bebas. Saya mau fokus mengurus anak istri. Saya berharap bisa kembali diterima di tengah-tengah masyarakat,” kata Arief di Lapas Kelas II B, Kota Probolinggo, Jawa Timur, Minggu (24/6/2018).

Arief bersujud syukur begitu keluar dari pintu Lapas Kelas II B Kota Probolinggo. Di hadapan Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurizal dan Kepala Lapas Yandi Suyandi, Arief berpamitan kepada sejumlah orang yang mengantarnya.

Ia akan pergi menuju kampung halamannya di Tanah Lunto, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Menurut Yandi Suyandi, Arief kooperatif dan kelakuannya baik. Dia berinteraks i dengan seluruh napi di dalam lapas. Tidak ada sel khusus yang diberikan padanya.

“Tidak pernah membuat onar, baik kepada penghuni maupun sipir. Rajin salat jamaah bersama penghuni Lapas,” kata dia.

Yandi berharap masyarakat bisa menerima Arief.

“Kami berharap dia tidak kembali mengulangi aksi teror dan menyebarkan paham radikalnya ke masyarakat,” ujar Yandi.

Kapolresta mengatakan, Arief ditangkap Densus 88 Antiteror terkait aksi teroris kelompok Santoso di Poso Sulawesi Tengah.

Dia sempat ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua Jakarta selama sekitar dua tahun. Selanjutnya, Arief dikirim ke Lapas Kelas IIB Kota Probolinggo dan menjalani sisa hukuman dua tahun terakhir.

“Kami kawal dan antar Arief hingga ke kampung halamannya,” ujar Alfian.


Terkini Lainnya

Pulangkan Sisa Jenazah Tentara Korban Perang, AS Kirim 100 Peti Mati ke Korea

Pulangkan Sisa Jenazah Tentara Korban Perang, AS Kirim 100 Peti Mati ke Korea

Internasional 24/06/2018, 20:56 WIB Dicuri di Jerman Tiga Bulan Lalu, Mobil 'Crane' 48 Ton Ditemukan di Mesir

Dicuri di Jerman Tiga Bulan Lalu, Mobil "Crane" 48 Ton Ditemukan di Mesir

Internasional 24/06/2018, 20:13 WIB Basarnas Belum Pastikan Objek di Dasar Danau Toba KM Sinar Bangun

Basarnas Belum Pastikan Objek di Dasar Danau Toba KM Sinar Bangun

Regional 24/06/2018, 20:08 WIB SBY Curiga TNI, Polri, dan BIN Berpihak, Gerindra Minta Aparat Instrospeksi Diri

SBY Curiga TNI, Polri, dan BIN Berpihak, Gerindra Minta Aparat Instrospeksi Diri

Nasional 24/06/2018, 20:03 WIB Sopir Angkot Diduga Bersekongkol dengan Copet

Sopir Angkot Diduga Bersekongkol dengan Copet

Megapolitan 24/06/2018, 20:00 WIB Minat Masyarakat yang Ingin Naik KA Solo Ekspres Cukup Tinggi

Minat Masyarakat yang Ingin Naik KA Solo Ekspres Cukup Tinggi

Regional 24/06/2018, 19:35 WIB Jaga Netralitas Pilkada, KPPOD Usulkan Pencabutan Hak Politik ASN

Jaga Netralitas Pilkada, KPPOD Usulkan Pencabutan Hak Politik ASN

Nasional 24/06/2018, 19:13 WIB Mengintip Perawatan Bayi Gajah yang Kakinya Hampir Putus di Pidie...

Mengintip Perawatan Bayi Gajah yang Kakinya Hampir Putus di Pidie...

Regional 24/06/2018, 19:07 WIB Urai Kepadatan Arus Balik, 'Contraflow' di Tol Cikampek Diperpanjang

Urai Kepadatan Arus Balik, "Contraflow" di Tol Cikampek Diperpanjang

Megapolitan 24/06/2018, 19:06 WIB Kampanye Presiden Zimbabwe Diteror Ledakan Bom, 41 Orang Terluka

Kampanye Presiden Zimbabwe Diteror Ledakan Bom, 41 Orang Terluka

Internasional 24/06/2018, 18:55 WIB Bantah SBY 'Playing Victim', Demokrat Sebut Politisi PDI-P Panik

Bantah SBY "Playing Victim", Demokrat Sebut Politisi PDI-P Panik

Nasional 24/06/2018, 18:51 WIB Jelang Coblosan, KPU Temukan 23 Ribu Pemilih Ganda di Jawa Tengah

Jelang Coblosan, KPU Temukan 23 Ribu Pemilih Ganda di Jawa Tengah

Regional 24/06/2018, 18:32 WIB KPPOD: Tak Efektif, Sanksi Bagi ASN yang Tak Netral Hanya Berupa Teguran

KPPOD: Tak Efektif, Sanksi Bagi ASN yang Tak Netral Hanya Berupa Teguran

Nasional 24/06/2018, 18:30 WIB Pesta Kerang Hijau, 10 Orang Keracunan, 1 Anak Tewas

Pesta Kerang Hijau, 10 Orang Keracunan, 1 Anak Tewas

Regional 24/06/2018, 18:09 WIB Pengamat Sarankan TNI, Polri, dan BIN Klarifikasi SBY soal Keberpihakan di Pilkada

Pengamat Sarankan TNI, Polri, dan BIN Klarifikasi SBY soal Keberpihakan di Pilkada

Nasional 24/06/2018, 18:03 WIB Load MoreSumber: Berita Sulawesi Tengah

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »