Polres Banggai Apel Operasi Ketupat Tinombala | Liputan 24 Sulawesi Tengah
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Polres Banggai Apel Operasi Ketupat Tinombala

Posted by On 5:46 AM

Polres Banggai Apel Operasi Ketupat Tinombala

Reporter/Luwuk; Imam Muslik

KEPOLISIAN Resort Kabupaten Banggai belum lama ini menggelar apel gelar pasukan Operasi Ketupat Tinombala 2018. Apel upacara itu dihadiri Bupati Banggai, Dandim 1308 Luwuk, kejaksaan, dan seluruh instansi di Banggai. Inpektur upacara dipimpin langsung Kapolres AKBP. Moch. Sholeh. Sebelumnya dilakukan pemeriksaan pasukan upacara yang didampingi Bupati Banggai, Herwin Yatim.
Amanat Kapolri dibacakan Kapolres antara lain gelar pasukan operasi ketupat 2018 sebagai salah satu operasi kepolisian terpusat. Operasi ketupat 2018 diselenggarakan secara serentak jajaran Polda selama 18 hari mulai tanggal 07 - 24 juni 2018. Operasi melibatkan sebanyak 173.397 personil pengama nan gabungan yang terdiri dari, unsur Polri, TNI, Pemda serta Stakholder terkait dengan elemen masyarakat lainnya.
Rencana operasi disusun melalui serangkaian evaluasi terhadap pelaksanaan operasi rahmat nia pada tahun 2017 disertai analisa potensi gangguan Kantibmas 2018. Sehingga pada pelaksanaan tahun ini setidaknya terdapat empat potensi kerawanan yang harus diwaspadai.
Potensi kerawanan pertama adalah stabilitas harga dan ketersedian bahan pangan 2017 secara umum stabilitas harga bahan pangan dapat terjaga dan tidak terjadi kelangkaan bahan pangan.
Potensi Kerawanan kedua adalah masalah kelancaran dan kesalamatan arus mudik dan arus balik. Hasil survey jalan yang dilaksanakan Koorlantas Polri bersama kementrian perhubungan, kementrian pekerjaan umum dan perumahan rakyat, Kementrian kesehatan maupun Dinas Jasa Marga dan Pertamina mendapati sekurangnya terdapat enam lokasi rawan macet pada jalur tambang.
Potensi kerawanan ketiga adalah potensi Bencana A lam dan gangguan Kantibmas lainnya. Seperti. Curas, Curanmor, Copet, Pencurian Rumah Kosong, Begal dan Hipnotis untuk itu Para Kasat Wil untuk dapat mengambil langkah preventif yang diperlukan.
Potensi keempat adalah ancaman tindak pidana terorisme. Guna mengatisipasi aksi tersebut Kapolri menekankan pada seluruh Kasat Wil untuk terus menerus meningkatkan kegiatan deteksi intelijen yang diimbangi dengan upaya penegakkan hukum secara tegas.**
Sumber: Google News | Liputan 24 Banggai

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »