4 Mantan Narapidana Korupsi Lolos Jadi Bacaleg di Sulawesi Tengah | Liputan 24 Sulawesi Tengah
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

4 Mantan Narapidana Korupsi Lolos Jadi Bacaleg di Sulawesi Tengah

Posted by On 4:52 AM

4 Mantan Narapidana Korupsi Lolos Jadi Bacaleg di Sulawesi Tengah

  • Regional
  • Detail Berita

4 Mantan Narapidana Korupsi Lolos Jadi Bacaleg di Sulawesi Tengah

Antara · Jumat, 27 Juli 2018 - 11:25 WIB

Ilustrasi pemilu. (Foto: Okezone)

PALU, iNews.id - Sebanyak empat mantan terpidana kasus korupsi di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) lolos menjadi bakal calon anggota legislatif (bacaleg) dari beberapa partai di daerah itu. Hal tersebut diketahui dari rilis yang dikeluarkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jumat (27/7/2018).
Bawaslu menyatakan, data itu merupakan hasil identifikasi potensi bakal calon anggota legislatif eks terpidana korupsi, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota per 25 Juli 2018. Dari hasil identifikasi tersebut, total bacaleg eks narapidana korupsi seluruh Indonesia mencapai 199 orang. Jumlah itu tersebar di 11 provinsi sebanyak 30 orang, di 93 kabupaten sebanyak 148 orang, dan 12 kota sebanyak 21 orang.
Khusus DPRD kabupaten di Sulteng, terdapat empat bekas koruptor yang terdaftar sebagai bakal calon. Keempatnya yakni Kabupaten Banggai atas nama AAL dari PKS dan NM dari Partai Golkar, Kabupaten Banggai Laut atas nama S dari Partai Berkarya, serta Kabupaten Sigi atas nama AKL dari Partai Perindo.
NM merupakan Staf Ahli Bupati Banggai yang menjadi terpidana korupsi dana operasional Tim Pemantauan dan Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (TPP-BLT) pada tahun 2006 senilai Rp100 juta.
Sementara S merupakan terpidana korupsi dana kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepemimpinan eselon III dan IV yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) pada tahun anggaran 2013.
Dalam data Bawaslu, terdapat satu nama bacaleg di Sulteng yang dimasukkan dalam daftar eks koruptor, yakni dari Kabupaten Morowali Utara (Morut) atas nama Andri Sondeng dari Partai Bulan Bi ntang. Namun, menurut Ketua Bawaslu Provinsi Sulteng, Ruslan Husaen yang bersangkutan bukan mantan napi korupsi.
"Koreksi dari Panwaslu Morowali Utara bahwa dari Kabupaten Morowali Utara bukan mantan terpidana korupsi, melainkan pidana umum," katanya, Jumat (27/7/2018).
Sementara itu, Komisioner KPU RI Hasyim Asy'ari menyesalkan ratusan mantan napi korupsi di daerah yang masih didaftarkan oleh partai politik (parpol). Padahal, kata dia, pakta integritas sudah ditandatangani sebanyak dua kali. Penandatanganan pertama antara parpol dan KPU. Penandatanganan kedua dilakukan antara parpol dan Bawaslu.


Editor : Himas Puspito Putra

BERITA TERKAIT

  • Momen Pemilu, Perajin di Kulonprogo Kreasikan Batik Tokoh Nasional

  • Bertemu Prabowo Malam Ini, Petinggi PKS Bahas Kelanjutan Koalisi

  • Menangkan Pemilu 2019, Kader PKB Diminta Bersolek Rebut Hati Rakyat

  • 4 Bacaleg Trenggalek Disebut Napi Korupsi, Panwaslu: Itu Salah Paham

  • Kepada PAN, SBY Sebut Megawati Handicap 1 di Koalisi Jokowi

TOPIK POPULER

  1. Kebakaran
  2. Pemilu 2019
  3. Pencurian
  4. Gelombang Tinggi
  5. Kecelakaan Maut
  6. Korupsi
  7. Orang Hilang
  8. Dugaan Penipuan
  9. Penerbangan
  10. Penghargaan
Sumber: Berita Sulawesi Tengah

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »